15th September, 2014

Menemukan ini di sela-sela tumpukan file laptop, dibuat sekitar satu tahun yang lalu.
—
Beberapa hari yang lalu, oleh kalimat sederhana di path, salah seorang temanku men-“challenge” untuk membuat pernyataan ungkapan syukur.
Deg. entah kenapa moment nya pas banget. aku sedang dalam situasi hati yang tidak baik ditambah badan yang lelah dan kurang istirahat.
sudahkah kau menghitung berkat Tuhan hari ini?
pada kenyataannya, aku sering banget ngeluh. belakangan ini aku sering mengeluh tentang pekerjaan ku, rasanya banyak beban. rasanya kurang enjoy. rasanya dikerjakan setengah hati. plus, sering membandingkan diri dengan orang lain… bahkan kalau curhat hal ini dengan orang lain, aku malah dibilang kurang bersyukur; "rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau karna kamu gak bersyukur," bahkan mamaku bilang gitu.
Bersyukur, satu kata yang common diucapkan orang. bersyukur itu mudah saat kita dalam keadaan baik, nah kalau engga? satu kata yang simple itu berubah jadi complicated.
Dear Pap JC, anakMu yang bandel ini mau bilang,
Terimakasih untuk tetap mengingatkan, lewat media apapun, bersyukur itu “harga mati” yang harus dilakukan, karena KasihMu gak pernah mati. ingakan aku terus untuk tetap konsisten bersyukur dalam keadaan apapun, walaupun susah dan walaupun aku tau aku bakal jatuh lagi, walaupun bersyukur tidak semudah diucapkan, aku bersyukur karena baik atau buruk kita ada di suatu situasi, Kau tetap besertaku.
—
Grace is.. God is showing His love to you even though you dont deserve it.

Menemukan ini di sela-sela tumpukan file laptop, dibuat sekitar satu tahun yang lalu.

Beberapa hari yang lalu, oleh kalimat sederhana di path, salah seorang temanku men-“challenge” untuk membuat pernyataan ungkapan syukur.

Deg. entah kenapa moment nya pas banget. aku sedang dalam situasi hati yang tidak baik ditambah badan yang lelah dan kurang istirahat.

sudahkah kau menghitung berkat Tuhan hari ini?

pada kenyataannya, aku sering banget ngeluh. belakangan ini aku sering mengeluh tentang pekerjaan ku, rasanya banyak beban. rasanya kurang enjoy. rasanya dikerjakan setengah hati. plus, sering membandingkan diri dengan orang lain… bahkan kalau curhat hal ini dengan orang lain, aku malah dibilang kurang bersyukur; "rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau karna kamu gak bersyukur," bahkan mamaku bilang gitu.

Bersyukur, satu kata yang common diucapkan orang. bersyukur itu mudah saat kita dalam keadaan baik, nah kalau engga? satu kata yang simple itu berubah jadi complicated.

Dear Pap JC, anakMu yang bandel ini mau bilang,

Terimakasih untuk tetap mengingatkan, lewat media apapun, bersyukur itu “harga mati” yang harus dilakukan, karena KasihMu gak pernah mati. ingakan aku terus untuk tetap konsisten bersyukur dalam keadaan apapun, walaupun susah dan walaupun aku tau aku bakal jatuh lagi, walaupun bersyukur tidak semudah diucapkan, aku bersyukur karena baik atau buruk kita ada di suatu situasi, Kau tetap besertaku.

Grace is.. God is showing His love to you even though you dont deserve it.


19th July, 2014

Kalau semesta bisa aku curhatin.

posted 2 months ago

Hai semesta yang sudah kudiami selama 21 tahun ini.

Tak terasa ya waktu berjalan begitu cepat. Aku masih ingat kala mamaku bercerita saat usiaku masih 3 tahun memakai baju atasan abangku sebagai dress karena kebesaran, dipakaikan tas sekolah oleh ayahku dan dipasangi pin strawberry di baju oleh mamaku, kala itu aku ingin cepat-cepat sekolah seperti kedua abangku. Aku mengikuti mereka berbaris sebelum masuk kelas kemudian aku pulang lagi ke rumah karena tidak diijinkan ikut masuk ke dalam. Aku ingin segera sekolah seperti mereka.

Kemudian, saat usiaku sudah cukup untuk sekolah taman kanak-kanak, aku pun bersemangat hingga aku dirasa sudah cukup bisa untuk masuk sekolah dasar tanpa harus menempuh lagi TK B, padahal saat itu kepala sekolah dasar belum mengijinkan ku masuk karena belum cukup umur. Saat itu aku merasa ingin cepat dewasa, memakai lipstick seperti yang mamaku kenakan, menenteng laptop seperti kepunyaan abangku, punya uang untuk bisa beli apapun yang aku mau tanpa minta sama papa.

Saat mengetik ini, aku mengingat itu semua seperti baru kemarin.

Hai semesta, waktu berjalan begitu cepat ya?

Masalah yang datang pun bukan lagi masalah bagaimana aku kurang mahir perkalian matematika, dan bagaimana caranya agar nilai matematika ku yang jelek tidak diketahui mama papaku. Kini yang aku hadapi sebagai wanita yang menuju dewasa ternyata hal-hal yang tidak mampu aku pahami.

Menjadi dewasa pun membuat kita menjadi lebih sensitive.

Hari ini aku mendapat kabar dari kawan dekatku bahwa mereka akan segera menikah. Menikah? Wow, hal yang langsung menohok hati ku bahwa aku sudah bukan lagi anak-anak.

Reaksi pertama ku saat mendengar ini adalah “hah? Cepet amat?” dengan bodohnya karena gak sadar usia. Usia seperti ku atau seperti kawanku itu (dia berumur 22 tahun) adalah hal yang lumrah bila seorang wanita yang sudah siap akan menikah.

Hari ini juga aku bertukar cerita dengan kawanku. Saat masih SMA dulu, aku punya 5 teman dekat. Saat ini mereka semua sudah berpasangan, dalam arti lain berpacaran. Rekan kerja ku juga bukan lagi yang seusia denganku, mereka bahkan sudah punya anak. Ya, lagi-lagi Cuma aku yang masih jomblo. Rasanya semesta sedang meledekku.

Mendengar kisah cinta orang lain membuat ku merasa terharu sekaligus tertampar. Aku sadar Tuhan masih menulis cerita cinta untukku. Aku mengaminkannya.

Aku yakin semesta yang Tuhan ciptakan sedang merapatkannya, mungkin dia lupa, atau sedang sibuk mengurus kisah cinta orang lain.

Oh ya mungkin aku salah, semesta sedang menanti….  saat tiba waktunya aku sudah siap.

Tertanda,

Perempuan yang baru sadar sekelilingnya bergerak.

Nb: just take your time, universe! Buat aku berkali lipat bahagia saat tiba nanti giliranku! :)

23rd October, 2013

posted 11 months ago

When sleep becomes a messy business and create another bad habits; sleeplessness under at 12. but I suppose tonight is more precious.

Nonetheless, insomnia making me randomly thought about social media.

Social media is a place where people like being busy telling others what or where. Just like everyone cares.
Basically, peoples do that based on the needs of recognition from the others. needs to be recognized. As Maslow said (Maslow’s Hierarchy) Self-actualization is to express and activate all the capacities of the organism - as much as possible, individual capacities in the world” that means they want to express something of the fullness or their potential to make others find the meaning of life or feel the fullness as he has enjoyed.

Social media is one of the human need for self-esteem, which would certainly better if social media is used for things that are beneficial for other human life.

In my opinion.

21st October, 2013

posted 11 months ago

When I was a kid, I do not ever think of what I will be doing for the next 10 or 20 years, because what I know is: I must study in school as good as possible.

I lived with simply innocence, that all will be going smoothly like water flowing.

After graduating from school and college, a simple question that appears is:what would you going next?”

Immediately everything becomes more complicated.


There is a life cycle in which humans lived; after graduation they wanted to work, after a few years working they wanted to marriage, after marriage they wanted to have a child, after having child they wanted to see their child graduate and then the child wanted to work. so on and so forth.

A cycle is still running.

Undeniable, reality its not as easy as we think. In some ways, reality was worse than a dream. B
ut at least, we can still have one human life cycle which God created: to sleep. (and that’s why people love to sleep -being able to dream.)

Good night. Have a nice dream.

7th October, 2013

posted 11 months ago

I believe that no one want their lives doesn’t mean anything, does not have anything to do, or did not have a chance. Especially in your productive age, I have a thousand percent that was very frustrating. Earth is no longer livable, it was like going to live on mars.
There’s a plenty of time to bow head and feel sorry for self, but does it necessary?

Indeed, there are times where it is very difficult period. When people ask what you do now, when parents began to worried, when self has big dreams but do not know what to do and the worst, when we felt to be a foolish person in the world.


But if we could sit back and throw all bad thoughts, we can found that sometimes “the waiting” is allowed happen in our lives, to think about what the next step should be done.
Waiting process is not meant for us to blame the circumstances, but to shape the character and maturity. Because the most important of it all is the attitude to face that, whether we are still full of joy when this process occurs.

2nd September, 2013

Meracau.

posted 1 year ago

Pernah kau rasakan sesuatu menyelinap kembali dalam kepalamu seolah memutar ulang kejadian yang pernah kau rekam rapi? Dan seperti ada hawa dingin masuk langsung menuju jantung hatimu tepat sasaran, menembus hingga terasa sangat kedinginan sampai-sampai kau tidak bisa bergerak. Dirimu hanya diam mematung.

Lalu beberapa saat kemudian kau sadar, yang kau lakukan barusan membuatmu kembali dalam ingatan sebulan, berbulan-bulan atau bahkan setahun yang lalu, kau masih ingat dengan jelas semua kejadian yang ada; bahkan waktu dan tempat.

Dirimu tenggelam dalam pusaran ingatan, luluh dan jatuh seakan berhubungan dengan hatimu, jatuh dalam desiran rasa tak nyaman tapi kau menikmati nya.

Quite same? :3
Caca : “Yang mirip banget apanya ya?”
Mama : “Senyumnya”
Caca : *ngangguk*

Quite same? :3

Caca : “Yang mirip banget apanya ya?”

Mama : “Senyumnya”

Caca : *ngangguk*


15th August, 2013

QOTD. Quote of the day, and also the other one: Question of the day.
when everything seems like not on my side, if I could asking Him … “what is the best for me?” cause for the truth, I do not know what is good or bad, whether that is my will or His will.
——
"Hidden down the road,nearly or still far away;I guided the hand of Godto a country that is not I know.Father, teach me to go,what do you mean as well,not sanctioned or fear,faith remained steadfast.”
(KJ 416, Tersembunyi ujung jalan)

QOTD. Quote of the day, and also the other one: Question of the day.

when everything seems like not on my side, if I could asking Him what is the best for me?” cause for the truth, I do not know what is good or bad, whether that is my will or His will.

——


"Hidden down the road,
nearly or still far away;
I guided the hand of God
to a country that is not I know.
Father, teach me to go,
what do you mean as well,
not sanctioned or fear,
faith remained steadfast.”

(KJ 416, Tersembunyi ujung jalan)


posted 1 year ago

adamyoungofficial:

“God works all things according to the counsel of his will.” From the roll of the dice, to the circuits of the stars, to the rise of presidents, to the death of Jesus, to the gift of repentance and faith — he accomplishes it according to his will.

John Piper

1st August, 2013

CYCLE. turned 3 today!

CYCLE. turned 3 today!

(Source: assets)


 

Copyright © 2009 CYCLE. All rights reserved.
TumbleDesk Theme by Dave & Laptop Geek.